Jika kita amati sekarang ini gerakan Open Source sudah mulai merambah
di Indonesia yang identik dengan
Sistem Operasi Linux.Open Source yang akrab terdengar di telinga orang-orang TI
dapatdikatakan sebagai source code yang terbuka bagi siapa saja yang
inginmempelajari maupun ikut mengembangkan. Source Code ini disertakandengan
distribusi paket software yang sudah jadi (hasil kompilasi)sehingga pembeli
ataupun pengguna software dapat membedah softwaretersebut sesuai dengan
keperluanya. Bahkan dapat ikut memperbaiki Bugatau kesalahan logika dalam
software tersebut.Salah satu Open Source yang sangat terkenal yaitu Sistem
OperasiLinux, setiap distribusinya vendor selalu menyertakan source codeLinux.
Satu hal yang perlu ditekankan bahwa software open sourcetidak selalu gratis
tetapi ada biaya yang dikeluarkan untuk membelisoftware tersebut. Sebagai
contoh Sistem Operasi RedHat Linux yangdapat dibeli dengan harga yang murah.
Lalu apa bedanya Sistem OperasiOpen Source dengan Sistem Operasi Close Source
seperti yang dipunyaipak Bill Gates?Pada software yang Close Source, paket
software tidak dapatdidistribusikan lagi selain oleh pembuat/vendor software
tersebut.Sedangkan software yang Open Source dapat didistribusikan secarabebas
oleh siapapun. Tujuan Open Source ini sebenarnya inginmenghilangkan
ketergantungan vendor software, dimana vendor dapatbertindak seenaknya bisa
saja vendor menyisipkan kode-kode yang dapatmembahayakan software aplikasi lain
termasuk juga menaikkan hargalisensi.Dalam banyak kasus, bila terjadi Bug dalam
software yang Close Sourcepengguna sangat tergantung kepada vendor yang harus
menunggu updateuntuk memperbaikinya. Seringkali vendor kurang cepat
meresponsperkembangan terkini dan permintaan pengguna.Bagaimana dengan Open
Source? Ya, Open Source adalah salah satusolusi yang menjanjikan saat ini bagi
suatu perusahaan. Perusahaandapat membelinya dengan biaya yang jauh lebih murah
dan perbaikanmaupun keperluan software tersebut dapat dilakukan oleh staf
TIperusahaan itu sendiri. Sehingga apa yang terjadi? Dengan softwareyang open
source dapat mendorong semangat tenaga-tenaga TI untukmempelajari source code
tersebut, dapat menganalisa dimana kelemahansoftware, apa sesungguhnya proses yang
berlangsung dalam kerjasoftware, dan sekaligus mencari solusi terhadap
kelemahan softwareyang ditemui. Atau yang lebih ekstrim adalah memodifikasi
softwaresedemikian rupa agar lebih ergonomis / pas digunakan sesuai
dengankeperluan.Apa hubungannya dengan perkembangan software di Indonesia? Kita
lihatIndia, ekspor software dan ekspor tenaga TI sangat mendominasi negaraini.
Saat ini India telah menduduki urutan kedua setelah US dalamekspor software.
Perusahaan-perusahaan software di India tumbuhdengan subur karena
produk/software lokal mereka mendapat tempat dipasar dalam negeri. Secara
otomatis jika software lokal diterima olehpasar dalam negeri maka pemerintah
dapat mengurangi penggunaan devisanegara dan mengurangi tingkat ketergantungan
impor teknologi atausoftware dan tenaga ahli, meningkatkan kapasitas tenaga TI
dalamnegeri, dan membuka kesempatan kepada industri pengembang softwarelokal.
Sehingga dengan adanya peningkatan kapasitas tenaga TI dankualitas produksi
software maka negara ini mampu melempar keluarhasil produksi dan tenaga TI-nya
ke pasar luar negeri. Mungkinkah halini terjadi di Indonesia?Open Source secara
tidak langsung mendorongan tenaga TI tidak hanyamenjadi End User yang hanya
mampu memanfaatkan hasil kerja oranglain. Dengan demikian jika tenaga TI negeri
kita hanya berlakusebagai End User maka bidang TI negara kita akan tertinggal
dengannegara-negara lain. Maka dengan adanya Open Source dapat dipelajarisource
code software dan dapat menganalisa teknik yang digunakandalam pembuatan software
tersebut yang nantinya pengetahuan tersebutdapat dimanfaatkan untuk merancang
aplikasi yang berguna.Dengan melihat perkembangan Open Source yang melaju
dengan pesatbeberapa waktu yang lalu pemerintah kita Indonesia telah
menerapkanOpen Source Software yang dideklarasikan dalam Indonesia Go
OpenSource (IGOS) yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan negara kitadengan
negara maju. Semoga langkah yang baik ini sebagai awalperkembangan software
Indonesia dan didukung oleh tenaga TI Indonesiadan seluruh lapisan masyarakat
Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar